Sabtu, 25 Februari 2017

MENULIS KARYA ILMIAH Kelompok 1


1.      Annisa Yuniar Yasmin      A1B115001

2.      Maulida Fitriani               A1B115012   

3.      Munawarah                     A1B115014

4.      Tuti Alawiyah                  A1B115023

5.      Fathurrahman                  A1B115028

6.      Friska Martika Santi        A1B115029

7.      M. Rasyadi                      A1B115036

8.      Yosi Khairunnisa              A1B115048

9.      Yulita Indah Sari              A1B115049

A.      PENGERTIAN KARYA ILMIAH
            Karya ilmiah adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. (Wikipedia.com).
            Karya ilmiah merupakan karya tulis yang menyajikan gagasan, deskripsi atau pemecahan masalah secara sistematis, disajikan secara objektif dan jujur, dengan menggunakan bahasa baku, serta didukung oleh fakta, teori dan atau bukti-bukti empirik (Wardani : 2007 :1.6).
            Menurut Dalman (2009 : 76) Karya ilmiah adalah tulisan yang memiliki bobot akademis tertentu, ditinjau dari aspek organisasi tulisan, substansi masalah, akurasi data, dan penyajianya.
Karya Ilmiah dapat dibagi menjadi karya ilmiah murni dan karya ilmiah popular. Karya Ilmiah Murni disebut juga dengan karya ilmiah akademik, yaitu karya ilmiah yang ditulis oleh para ilmwan dan akademisi berdasarkan hasil penelitian dan hasil pemikiran atau kajian pustaka dengan bahasa baku atau bahasa keilmuan. Sedangkan Karya Ilmiah Populer adalah karya ilmiah yang disajikan dengan gaya bahasa yang popular sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik untuk dibaca.
            Di perguruan tinggi, khususnya jenjang Sarjana, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.

B.      CIRI-CIRI KARYA ILMIAH
o   Logis
o   Sistematis
o   Objektif
o   Netral
o   Karya ilmiah menyajikan definisi
o   Menggunakan bahasa baku
o   Tidak pleonastis
o   Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya
Sikap Ilmiah         :
a.      Sikap ingin tahu
b.      Sikap kritis
c.       Sikap objektif
d.      Sikap ingin menemukan
e.      Sikap menghargai karya orang lain
f.        Sikap tekun
g.      Sikap terbuka

C.   JENIS-JENIS KARYA ILMIAH

Secara garis besar, karya ilmiah diklasifikasikan menjadi dua, yaitu Karya Ilmiah Pendidikan dan Karya Ilmiah Penelitian (Arifin, 2006:15).
1.      Karya Ilmiah Pendidikan
Karya Ilmiah Pendidikan terdiri dari:
a.       Paper (Karya Tulis)
b.      Praskripsi
c.       Skripsi
d.      Tesis
e.       Disertasi

2.      Karya Ilmiah Penelitian
Fuad menyatakan (dalam http://fuad30.blog.friendster.com) yang termasuk karya ilmiah penelitian di antaranya:
1.      Makalah Seminar
Makalah Seminar meliputi sebagai berikut:
a.       Naskah Seminar
b.      Naskah Bersambung
2.      Laporan Hasil Penelitian
3.      Jurnal Penelitian


Berbeda dengan pendapat di atas Tugino (dalam http://tugino230171.wordpress.com) menjelaskan bahwa karya tulis ilmiah terbagi menjadi 8. Adapun tambahan jenis karya ilmiah yang dinyatakan Tugino sebagai berikut:
1.      Makalah
2.      Artikel Ilmiah
3.      Artikel Ilmiah Populer
4.      Kertas Kerja
5.      Resensi
6.      Kritik
7.      Esai
8.      Laporan



D.     SYARAT-SYARAT KARYA ILMIAH
Ø Karya tulis ilmiah menyajikan fakta objektif secara sistematis atau menyajikan aplikasi hukum alam pada situasi spesifik.
Ø Karya tulis ilmiah ditulis secara cermat, tepat, benar, jujur dan tidak bersifat terkaan. Dalam pengertian jujur terkandung sikap etik penulis ilmiah yakni mencantukan rujukan dan kutipan yang jelas.
Ø Karya tulis ilmiah disusun secara sistematis setiap langkah direncanakan secara terkendali, konseptual dan prosedural.
Ø Karya tulis ilmiah menyajikan rangkaian sebab-akibat dengan pemahaman dan alasan yang indusif yang mendorong pembaca untuk menarik kesimpulan.
Ø Karya tulis ilmiah mengandung pandangan yang disertai dukungan dan pembuktian berdasarkan suatu hipotesis.
Ø Karya tulis ilmiah hanya mengandung kebenaran faktual sehingga tidak akan memancing pertanyaan yang bernada keraguan. Penulis karya ilmiah tidak boleh memanipulasi fakta, serta tidak bersifat ambisius dan berprasangka, penyajian tidak boleh bersifat emotif.

8 komentar:

  1. Assalamualaikum.Wr.Wb
    Nama:Yuliana
    Nim:A1B115026
    Perwakilan dari kelompok 3

    Saya ingin bertanya kepada kelompok 1. Materi di atas sudah dijelaskan tentang pengertian,jenis,ciri-ciri, dan syarat karya ilmiah. Disana juga dibahas Karya ilmiah terbagi menjadi dua,yang pertama (1) karya ilmiah murni dan (2) karya ilmiah populer. Bisakah kalian jelaskan kembali apa maksudnya dan berikan contohnya menurut pemahaman kalian?

    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut kami, karya ilmiah murni adalah karya tulis yang disajikan secara sistematis, teoritis, dan bersifat ilmiah. Kajian yang dibahas di dalamnya meliputi hasil dari sebuah penelitian, dalam penulisannya karya ilmiah murni menggunakan beberapa variabel untuk mendapatkan sebuah kesimpulan akhir.
      Karya ilmiah populer adalah karya tulis yang disajikan dengan cara yang mudah dipahami oleh masyarakat, baik melalui bahasanya maupun topik yang disajikannya. Topik yang disajikan mengenai hal-hal kehidupan sehari-hari atau hal-hal yang tidak asing bagi masyarakat awam.
      Perbedaan antara ilmiah populer dengan ilmiah murni (skripsi, tesis, desertasi, dan lain-lain) terletak pada bahasa penyampaian yang digunakan. Karya tulis ilmiah murni ditampilkan dalam bahasa baku dan sangat terikat dengan kaidah bahasa Indonesia resmi. Sementara ilmiah populer ditampilkan dengan bahasa yang lebih luwes, serta dapat dipahami masyarakat umum.
      Contoh dari karya ilmiah murni adalah makalah, skripsi, tesis, disertasi, dan jurnal penelitian. Sedangkan contoh dari karya ilmiah populer adalah cara memelihara kesehatan di usia tua, mengembangkan kreativitas buah hati, managemen waktu yang efektif dan lain-lain.
      Terima kasih.

      Hapus
  2. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Nama : Septi Sriningsih
    Nim : A1B115019
    Perwakilan Kelompok 5
    Pertanyaan :
    Apa jenis kalimat yang biasanya digunakan dalam karya tulis ilmiah? Bolehkah jika misalnya saya menggunakan bahasa sendiri? Atau harus resmi semua? Atau menurut kalian bagaimana? Terima kasih
    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jenis kalimat yang digunakan dalam karya tulis ilmiah adalah kalimat efektif. Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat dipahami oleh pendengar atau pembaca karena pemakaian atau pemilihan katanya hemat, tidak bertele-tele dan sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia.
      Menurut kami, dalam penulisan karya ilmiah tidak boleh menggunakan bahasa sendiri atau semaunya. Karena karya ilmiah berdasarkan penelitiannya, menggunakan bahasa yang tepat. Jika menggunakan bahasa sendiri ataupun penalaran itu pasti menggunakan emosional atau perasaan, sedangkan pada karya ilmiah menyajikan fakta bukan menyajikan berdasarkan perasaan atau emosional. Fakta dan data yang diungkapkan berdasarkan pernyataan yang sebenarnya, tidak dimanipulasi.

      Hapus
  3. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Warakatuh

    Nama: Rahmatiah
    NIM: A1B115043
    Perwakilan Kelompok 2
    Pertanyaan: Pada syarat-syarat ilmiah dijelaskan bahwa Karya tulis ilmiah menyajikan fakta objektif secara sistematis atau menyajikan aplikasi hukum alam pada situasi spesifik.Yang saya ingin tanyakan, dapatkah kalian menjelaskan secara terperinci dan mudah dipahami maksud dari kalimat tersebut?Terutama pada penggalan kalimat menyajikan aplikasi hukum alam pada situasi spesifik. Terima Kasih, wassalamu'alaikum warahmatullahiwabarakatuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut kami, yang dimaksud dengan aplikasi hukum alam adalah setiap karya ilmiah yang disajikan pastinya akan mendapat tanggapan yang berbeda-beda dari para pembaca. Pembaca dibiarkan mengambil kesimpulan sendiri berupa pembenaran dan keyakinan akan kebenaran tulisan ilmiah tersebut. Jadi aplikasi hukum alam yang dimaksud di sini adalah pemikiran atau pendapat yang berbeda-beda, baik buruknya dari para pembaca.

      Hapus
  4. Assalamualaikum
    Nama : Asha Cita P. E.
    Nim : A1B115004
    Kelompok 4

    Di atas kawan-kawan sudah memaparkan tentang jenis karya ilmiah, dan pada poin kedua Fuad mengatakan Makalah Seminar sebagai bagian dari jenis karya ilmiah. Tolong jelaskan lebih rinci tentang makalah seminar! Dan Tugino menyatakan ada 8 jenis karya ilmiah, di dalamnya ada kertas kerja. Tolong jelaskan lebih rinci tentang kertas kerja!
    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih pertanyaannya.
      Jadi, menurut Fuad makalah seminar terbagi menjadi dua yaitu Naskah Seminar dan Naskah Bersambung.
      Naskah Seminar adalah karya ilmiah yang berisi uraian dari topik yang membahas suatu permasalahan yang akan disampaikan dalam forum seminar. Sedangkan naskah bersambung adalah bentuk tulisan bersambung yang mempunyai judul dengan topik yang sama, hanya penyajiannya saja yang dilakukan secara bersambung, dan pada saat pengumpulan data penelitian dalam waktu yang berbeda.
      Menurut Tugino, kertas kerja adalah salah satu jenis karya ilmiah. Kertas kerja ditulis untuk dipresentasikan pada seminar atau lokakarya yang biasanya dihadiri oleh ilmuwan.

      Hapus